Getir-getir hati
Diam-diam aku menyukaimu
Hati berbisik pelan-pelan
Tapi tetap aku acuhkan
Sepi menjadi ramai
Ramai menjadi sepi
Aku berada dimana?
Dunia tanda tanya
Aku terlalu banyak bertanya
”apa itu cinta?”
”bagaimana itu cinta?”
”benarkah itu cinta?”
Pertanyaan itu sibuk sendiri
Berputar-putar…
Berlarian…
Saling berebut jawaban
Kau tersenyum
Aku ingin benturkan kepalaku
Mengapa aku tak bergeming?
Akiu hanya bertanya hal yang sama
Berulang-ulang…
Dan aku pusing sendiri
Dengarkan selagi aku merasa tenang
Ada gejolak…
Menangis…
Teriak…
Berlompatan…
Tak karuan…
Mengharapkanmu…
Mengharapkanmu…
Pertanyaan itu kembali berputar-putar
Aku ingin mengasingkan diri
Pertanyaan itu…
”apa itu cinta?”
”bagaimana itu cinta?”
”benarkah itu cinta?”
”Aargghh…!!!”
n.e. (someone who lives in this poem)






